8 Kebiasaan Sehari-hari Bikin Otak Lemot, Nomor Tiga Paling Sering Dilakukan

- Penulis Berita

Sabtu, 9 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Tidak semua orang menyadari bahwa kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari dapat berdampak buruk pada kesehatan otak.

Dalam unggahan video di kanal YouTube Waktu Berfikir, dibahas sejumlah aktivitas yang tanpa sadar memperlambat kinerja otak dan menurunkan kemampuan fokus.

Menurut pemaparannya, setidaknya ada 11 kebiasaan yang perlu diwaspadai, mulai dari pola hidup, konsumsi konten digital, hingga gaya bekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Multitasking
Meski terlihat produktif, multitasking justru membuat otak bekerja lebih berat. Otak harus terus berganti fokus sehingga menguras energi mental dan menurunkan kualitas hasil pekerjaan.

Studi Stanford menunjukkan, orang yang terbiasa multitasking cenderung memiliki performa lebih buruk dibanding mereka yang fokus pada satu tugas.

2. Konsumsi Konten Instan
Terlalu banyak mengonsumsi konten hiburan cepat seperti video pendek, prank, atau gosip, melatih otak untuk mencari dopamin instan. Akibatnya, kemampuan berpikir mendalam dan fokus dalam waktu lama akan menurun.

3. Kurang Tidur
Budaya kerja hingga larut malam sering dianggap keren. Padahal, kurang tidur dapat merusak fungsi kognitif, mengganggu daya ingat, hingga membuat pengambilan keputusan menjadi buruk.

Harvard dan WHO menyebut, kurang tidur kronis setara dengan kondisi seperti orang mabuk.

4. Pola Makan Buruk
Makanan tinggi gula, lemak trans, dan minim serat dapat memicu peradangan otak, menurunkan daya ingat, dan meningkatkan risiko gangguan mental. Otak membutuhkan nutrisi dari makanan utuh seperti sayuran, buah, dan protein sehat.

5. Kesepian yang Tidak Diakui
Rasa kesepian yang dipendam dapat meningkatkan hormon stres, melemahkan sistem imun, dan memicu depresi. Koneksi sosial yang sehat membantu otak tetap aktif dan stabil secara emosional.

6. Kurang Bergerak
Gaya hidup terlalu banyak duduk membuat metabolisme tubuh melambat dan berdampak pada kesehatan mental.

Aktivitas fisik sederhana seperti berjalan kaki atau peregangan sudah cukup untuk menjaga aliran darah ke otak.

7. Overthinking di Malam Hari
Kebiasaan memikirkan terlalu banyak hal sebelum tidur dapat mengganggu kualitas istirahat dan membuat otak kelelahan. Membiasakan menulis jurnal atau bercerita kepada orang yang dipercaya bisa membantu mengurangi beban pikiran.

8. Terlalu Lama di Depan Layar
Waktu layar yang berlebihan dapat merusak postur tubuh, melelahkan mata, dan memicu stres mental. Mengatur jeda istirahat secara berkala penting untuk menjaga kesehatan fisik dan otak.

Nah, dari semua kebiasaan tersebut, perubahan kecil yang konsisten jauh lebih efektif daripada mencoba mengubah segalanya sekaligus.

Mulai dari mematikan notifikasi yang tidak penting, membatasi waktu menatap layar, hingga memastikan tidur cukup setiap malam, semua dapat membantu otak tetap tajam dan sehat.

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayu Ting Ting Bersyukur, Bilqis Tak Pernah Merasa Kehilangan Sosok Ini
Pengguna Roblox Tanpa Verifikasi Usia Otomatis Masuk Akun Anak, Akses Chat Ditutup
Deni Caknan di Bawah Rembulan Sribhawono: Ketika Nada Menyulam Rindu Ribuan Jiwa
Lucinta Luna Cari Ketenangan, Pilih Korea dan Mulai Dekatkan Diri ke Tuhan
Juara KDI 2026 Asal Lampung Dapat Hadiah Mobil, Datang dari Bos Perusahaan Saat Dirawat di RS
Presidium KAHMI Provinsi Lampung hadiri Bukber KAHMI-HMI Lampung Timur
Pemerintah Terbitkan Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan, Akses Anak Harus Sesuai Usia
Vidi Aldiano Tutup Usia, Deddy Corbuzier Kirim Pesan Duka

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:09 WIB

Ayu Ting Ting Bersyukur, Bilqis Tak Pernah Merasa Kehilangan Sosok Ini

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:39 WIB

Pengguna Roblox Tanpa Verifikasi Usia Otomatis Masuk Akun Anak, Akses Chat Ditutup

Minggu, 26 April 2026 - 08:49 WIB

Deni Caknan di Bawah Rembulan Sribhawono: Ketika Nada Menyulam Rindu Ribuan Jiwa

Senin, 6 April 2026 - 13:32 WIB

Lucinta Luna Cari Ketenangan, Pilih Korea dan Mulai Dekatkan Diri ke Tuhan

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:33 WIB

Juara KDI 2026 Asal Lampung Dapat Hadiah Mobil, Datang dari Bos Perusahaan Saat Dirawat di RS

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800