LAMPUNG TIMUR — Kelahiran seekor anak gajah betina di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, tak hanya membawa kabar bahagia bagi dunia konservasi. Anak gajah yang lahir pada Kamis (4/12/2025) dini hari itu kini menyandang nama istimewa, Heti.
Nama tersebut resmi disematkan pada Senin (8/12/) sebagai bentuk penghormatan kepada Kapolres Lampung Timur, AKBP Heti Patmawati, yang juga dikenal sebagai Kapolres perempuan pertama di wilayah tersebut.
Prosesi penamaan digelar sederhana di Rumah Sakit Gajah Rubini, Way Kambas. Kapolres Lampung Timur hadir langsung bersama Kepala Balai TNWK MHD Zaidi, jajaran pejabat utama (PJU) Polres Lampung Timur, serta staf TNWK dalam acara syukuran tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Anak gajah yang lahir dari induk berusia 12 tahun itu dinyatakan sehat dan menjadi kelahiran pertama bagi sang induk. Penamaan Heti pun diresmikan langsung dalam momen tersebut.
“Yang pertama saya sampaikan terimakasih kepada Kepala Balai TNWK atas kesempatan ini. Anak gajah ini resmi diberi nama Heti yang tentunya saya merasa bangga atas hal ini, yang dimana nama Heti tentunya diambil dari nama saya sebagai Kapolres Lamtim,” ucap Kapolres, melalui rilis yang diterima Selasa (9/12/2025).
Sementara itu, Kepala Balai TNWK MHD Zaidi menegaskan bahwa pemberian nama tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, nama Heti merupakan simbol penghargaan atas kepedulian Kapolres Lampung Timur terhadap upaya pelestarian gajah di Way Kambas.
“Ini merupakan bentuk penghargaan kami yang dimana Kapolres Lamtim ini sangat peduli terhadap konservasi gajah di TNWK disamping memang menindak secara hukum, beliau juga sangat peduli terhadap pelestarian gajah,” ujarnya.
Rangkaian acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Balai TNWK yang kemudian diserahkan kepada Kapolres Lampung Timur. Acara dilanjutkan dengan pelepasan balon udara sebagai simbol kebebasan satwa sekaligus komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam.
Kapolres Lampung Timur pun berharap kehadiran gajah Heti bisa membawa warna baru bagi upaya konservasi di Way Kambas.
“Saya berharap dengan lahirnya gajah Heti ini akan menambah jejak SelebJah (Selebriti Gajah) di Lampung Timur setelah sebelumnya ada Yongki, Nisa dan Jermey yang tentunya semoga memberi manfaat bagi TNWK dan semoga sehat selalu untuk Gajah Heti hingga nanti dapat berkembang biak di TNWK ini sehingga pelestarian gajah dapat terus berkembang,” pungkas Heti.




















