Kepala Keluarga Penerima Bansos Meninggal Dunia, Hak Bantuan Tak Otomatis Diteruskan ke Keluarga

- Penulis Berita

Kamis, 1 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kementerian Sosial memastikan akan memperketat penyaluran bantuan sosial (bansos), termasuk ketika seorang kepala keluarga penerima bantuan meninggal dunia. Dalam kondisi ini, bantuan tidak serta-merta langsung diteruskan ke anggota keluarga lainnya, melainkan harus melalui proses validasi ulang.

“Kita akan ubah peraturannya. Kalau ada yang wafat, tidak boleh dilanjutkan ke istrinya. Harus validasi ulang,” tegas Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dikutip dari situs resmi Kemensos RI, Kamis 1 Mei 2025.

Langkah ini, menurut Gus Ipul, merupakan bagian dari reformasi penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran dan mampu mendorong penerima untuk mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyebut perlunya verifikasi data secara berkala, agar tidak ada lagi penerima yang selama bertahun-tahun bergantung pada bantuan tanpa perubahan status ekonomi.

“Tahun depan kita mencoba misalnya melakukan penyaluran pada waktu yang hampir bersamaan, pemutakhiran data ini juga kita lakukan dengan seksama sehingga data kita makin akurat, diverifikasi setiap tiga bulan,” kata Gus Ipul.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi penerima Program Keluarga Harapan (PKH), terutama yang berada dalam usia produktif.

Evaluasi akan dilakukan setiap lima tahun, kecuali bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul mengumumkan peluncuran program Sekolah Rakyat di Sumatera Barat mulai tahun ajaran 2025–2026.

Program ini akan dimulai di dua titik, yakni Kota Padang dan Kabupaten Solok. Satu lokasi tambahan yang berada di bawah naungan Universitas Negeri Padang masih dalam tahap kajian.

“Saya mendapatkan informasi luar biasa, di mana teman-teman di Sumatera Barat ini antusias, bersemangat, terutama Gubernur, Bupati dan Wali Kota untuk menyukseskan program Presiden Prabowo dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy.

Mereka berharap Sekolah Rakyat bisa tersebar merata di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

Selain itu, untuk mempercepat proses graduasi dari penerima bantuan, Kemensos mendorong para pendamping sosial untuk membantu minimal 10 keluarga keluar dari status penerima bansos setiap tahunnya.

Dengan total 33 ribu pendamping di seluruh Indonesia, diharapkan ada 330 ribu keluarga yang bisa mandiri setiap tahun.

Dengan hadirnya Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN), validasi bansos akan semakin ketat, berbasis by name, by address, sehingga penyaluran bantuan tidak lagi bersifat otomatis dan lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sebanyak 190 pilar sosial hadir dalam acara dialog tersebut, termasuk pendamping PKH, TKSK, Tagana, Pordam, pendamping rehabilitasi sosial, dan pekerja sosial masyarakat.

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800