Lampung Timur – Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah turun langsung ke ruas Jalan Bumi Jawa–Tanjung Kesuma di Kecamatan Purbolinggo, Senin (16/2/2026), merespons kondisi jalan yang dikeluhkan warga. Penanganan darurat dilakukan sembari menunggu realisasi anggaran pembangunan permanen pada 2026.
Kunjungan lapangan itu turut dihadiri para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran terkait. Pemerintah daerah menegaskan langkah percepatan tanggap darurat dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Bupati dalam keterangannya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, saya mengucapkan maaf atas ketidaknyamanan yang mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat Purbolinggo dan Kabupaten Lampung Timur,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah telah turun tangan dan akan mengolaborasikan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, stakeholder terkait, masyarakat hingga dunia usaha.
“Karena yang menikmati jalan ini adalah kita semua, masyarakat luas dari manapun,” tegasnya.
Bupati menjelaskan, ruas jalan kabupaten dari Bumi Jawa–Tanjung Kesuma sepanjang 13,5 kilometer telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp40 miliar. Anggaran tersebut telah disahkan bersama DPRD dan pemerintah daerah.
“Ini hanya soal waktu. Begitu ada di APBD langsung kita kerjakan. Namun ada mekanisme yang harus dilalui, mulai dari tahap perencanaan, proses lelang, hingga implementasi teknis di Dinas PU,” jelasnya.
Sembari menunggu tahapan perencanaan dan lelang berjalan, pemerintah memastikan penanganan darurat tetap dilakukan. Rapat koordinasi lintas sektor juga akan digelar guna memastikan kondisi jalan tetap aman menjelang arus mudik Lebaran.
“Mari kita bersama-sama, pemerintah daerah, aparatur, masyarakat, stakeholder, serta para pengguna jalan, berkolaborasi memperbaiki titik-titik kemacetan dan lubang parah. Jika dinas terkait tidak bisa bekerja optimal, akan kita lakukan evaluasi teknis,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur optimistis, langkah darurat ini menjaga konektivitas wilayah Purbolinggo sekaligus mempercepat realisasi pembangunan permanen pada tahun anggaran 2026.
Penulis : Deri Kurnia
Editor : Hadi Jakariya




















